Now Reading:

Menyaksikan Seni yang Berdialog dengan Alam di Jia CURATED


Jia CURATED kembali digelar pada 13–17 Agustus 2026 di Bali dengan menghadirkan perubahan paling signifikan sejak pertama kali diselenggarakan. Untuk pertama kalinya, ajang desain, kriya, dan budaya ini berpindah ke kawasan Pantai Pengembak, Sanur, menjadikan lanskap pesisir sebagai bagian dari pengalaman kuratorial. Alih-alih sekadar menjadi latar, lingkungan alami tersebut mengajak para desainer merespons ruang secara lebih intuitif dan kontekstual melalui tema Nature Weave, yang mengeksplorasi hubungan antara manusia, desain, dan sistem alam.

Foto: Indra Wiras

Edisi 2026 juga menandai skala penyelenggaraan yang semakin global dengan kehadiran lebih dari 250 desainer dan jenama dari Indonesia maupun mancanegara. Berbagai program baru, mulai dari instalasi berskala besar, ruang bagi desainer pendatang baru, hingga Media Lounge yang diperluas, mempertegas posisi Jia CURATED sebagai platform pertukaran gagasan kreatif, bukan sekadar pameran desain. Filipina menjadi negara sorotan tahun ini melalui pameran Tomorrow, yang mengangkat dialog antara warisan budaya, keberlanjutan, dan desain kontemporer.

Sejumlah program unggulan turut kembali hadir, di antaranya Waste to Wonder 2.0 yang mengusung prinsip desain sirkular, Architecture in Scale yang menampilkan maket karya arsitektur terbaik Asia, serta 360° Design Dialogues sebagai ruang diskusi lintas disiplin mengenai masa depan desain. Rangkaian program tersebut memperlihatkan bagaimana Jia CURATED terus berkembang menjadi wadah kolaborasi yang mempertemukan desainer, pengrajin, arsitek, dan pemikir kreatif dari berbagai negara.

Foto: Priska Joann

Berangkat dari kesuksesan edisi sebelumnya yang menghadirkan lebih dari 150 jenama dan 12.000 pengunjung, Jia CURATED 2026 semakin menegaskan ambisinya untuk melampaui format pameran dagang konvensional. Melalui perpaduan pameran, instalasi, diskusi, pertunjukan budaya, hingga pengalaman kuliner yang dikurasi, acara ini menawarkan sebuah ekosistem tempat desain tidak hanya dipamerkan, tetapi juga menjadi medium dialog budaya dan kolaborasi kreatif di tingkat regional maupun internasional.

Share This Articles
Klook.com