Fairmont Awali Debutnya di Bangkok, Desainnya Terinspirasi Kekayaan Botani Thailand 8 September 2026 0
Ada tempat-tempat di Bali yang tidak perlu berusaha terlalu keras untuk membuat orang tinggal lebih lama. Mereka hanya menyediakan alasan yang tepat: musik yang bagus, secangkir kopi, makanan yang datang perlahan, dan suasana yang membuat seseorang lupa melihat jam. Di Berawa, suasana semacam itu kini menemukan rumahnya di HONO Social Listening Lounge, ruang baru di TUI BLUE Berawa, The Luc, yang dibangun di atas gagasan sederhana: menikmati musik dengan lebih dekat, tanpa harus kehilangan percakapan. Terinspirasi dari keintiman sebuah vinyl lounge dan spontanitas jam session, HONO menghadirkan ruang yang terasa hangat dan intim. Musik menjadi bagian penting dari atmosfer, tetapi tidak pernah mengambil alih. Cukup hidup untuk benar-benar didengarkan, namun tetap memberi ruang bagi percakapan. Foto: Supplied by HONO Nama HONO sendiri menyimpan lapisan makna yang menarik. Ia mengambil inspirasi dari honō, kata dalam bahasa Jepang untuk bara api yang lembut; hono, yang dalam konteks Polinesia merujuk pada koneksi; sekaligus gagasan Hawaii mengenai sebuah tempat perlindungan atau ruang yang aman. Barangkali ketiga makna itu memang bertemu di sini: sebuah ruang yang terasa seperti persinggahan, tetapi dengan mudah berubah menjadi tempat untuk menetap. Vinyl, Musik dan Cocktail Di sinilah vinyl menjadi lebih dari sekadar dekorasi. Ia adalah jantung dari pengalaman HONO. Kaset dan CD turut mengambil tempat, sementara pilihan musik bergerak bebas antara jazz, Bossa, soul, folk, hingga funk. Tidak ada satu genre yang harus mendominasi. Musik justru dibiarkan mengikuti suasana dan waktu, seperti sebuah rekaman yang perlahan membuka sisi demi sisi. Foto: Supplied by HONO Konsep yang sama diteruskan ke dalam daftar cocktail. Alih-alih sekadar deretan minuman, menu tersebut disusun layaknya sebuah album. Intro membuka perjalanan dengan minuman yang segar dan lebih ringan seperti Sencha Sour dan Earl Grey Highball. Chorus membawa karakter yang lebih berani melalui Mezcal Sour dan Cherry & Scotch. Kemudian hadir Bridge, dengan sentuhan asap dan kedalaman rasa dari Smoked Negroni serta Raisin & Port. Untuk mereka yang memilih bertahan hingga malam semakin larut, Coda menawarkan sesuatu yang lebih kaya dan spirit-forward: Coconut Old Fashioned, Coffee & Whisky, hingga Pineapple Negroni. Sebuah perjalanan rasa yang berubah mengikuti waktu. Di sini, Musik Bukan Tontonan Para tamu dapat membawa koleksi vinyl pribadi, meminta lagu, ikut sing-along, bahkan bergabung dalam sesi jam session tertentu. Program regulernya mencakup Vinyl-led Selector Nights, Bring Your Own Vinyl, dan HONO Invites, yang mempertemukan komunitas musik serta kreatif lokal. Ada pula Board Game Afternoons untuk sore yang lebih santai. Foto: Supplied by HONO Dua kali dalam sebulan, Sabtu pagi memiliki format yang berbeda melalui Saturday Jazz and Breakfast, dengan penampilan piano dan gitar live dari pukul 08.00 hingga 10.00. Sementara setiap Jumat sore, gitar dan saksofon mengisi ruang mulai pukul 17.00 hingga 19.00 sebelum berlanjut ke sesi Vinyl DJ. Menariknya, HONO tidak dibuat eksklusif hanya untuk tamu hotel. Ruang ini terbuka untuk publik, menjadikannya sebuah destinasi musik dan sosial baru di Berawa. Bahkan konsep bottle club memungkinkan pengunjung membawa serta membuka botol minuman pribadi dengan ketentuan corkage yang berlaku. POPULARFriends Bar, Bar Baru di Canggu yang Terinspirasi Serial Friends94Canggu - Ada banyak bar yang bertebaran di Bali, namun bila merindukan bar yang tak sekadar tempat untuk menikmati minuman…PONY Hadir di Berawa, Destinasi Social Dining Baru yang Wajib Dicoba di Bali94Ada tempat-tempat yang diciptakan bukan sekadar untuk bersantap, melainkan untuk membuat orang betah berlama-lama. Sebuah ruang yang mengundang percakapan mengalir,…Menghentikan Waktu di Tengah Riuhnya Uluwatu93Di sudut tenang Uluwatu yang jarang disentuh hiruk-pikuk wisata, ada sebuah tempat yang seperti bisikan lembut di tengah pesta, namanya… TAGS :bali foodie Share This Articles Share this article
YUKI Ubud Resmi Dibuka, Restoran Jepang Modern Terbesar di Jantung Ubud by Febriyanti Salim 27, August, 2026
Bukan Sekadar Steakhouse, RISERVA Membawa Ritual Bali ke Meja Fine Dining by Yudasmoro Minasiani 18, August, 2026
Lebih dari Fine Dining, Begini Cara Plataran Merayakan Kekayaan Kuliner Indonesia by Yudasmoro Minasiani 27, July, 2026
Kuliner Ubud Tengah Berevolusi: Chupacabras Tawarkan Steak Premium dengan Panorama Hutan Bali by Irma Andiani 6, July, 2026
Semesta Bistro & Bar, Selebrasi Rasa Indonesia dalam Ritme Santai Sanur by Febriyanti Salim 23, June, 2026
AB Steak Jakarta Perkenalkan Grill The Extraordinary, Pengalaman Bersantap yang Lebih Interaktif by Yudasmoro Minasiani 19, June, 2026
PONY Hadir di Berawa, Destinasi Social Dining Baru yang Wajib Dicoba di Bali by Novani Nugrahani 15, June, 2026
MAHA Beer Garden Canggu, Spot Baru Menikmati Sunset dan Free-Flow Beer di Bali by Febriyanti Salim 22, May, 2026
Shelter Pererenan: Pengalaman Dining Paling Stylish di Canggu yang Wajib Dicoba by Febriyanti Salim 19, May, 2026
Desain Sustainable Sebagai Masa Depan Pariwisata Global by Yudasmoro Minasiani 5, March, 2022 Dunia pariwisata memasuki babak baru dimana dampak bagi lingkungan kini menjadi pertimbangan dalam...
Fairmont Awali Debutnya di Bangkok, Desainnya Terinspirasi Kekayaan Botani Thailand by Febriyanti Salim 8, September, 2026 Fairmont Bangkok Sukhumvit resmi hadir sebagai hotel Fairmont pertama di Thailand, membawa karakter khas...
Angsana Bogor Gunung Geulis, Resort di Bogor untuk Liburan Singkat dari Jakarta by Yudasmoro Minasiani 8, September, 2026 Hanya sekitar satu jam dari Jakarta melalui Tol Jagorawi, lanskap hijau Gunung Geulis...
7 Tempat di Australia Barat untuk Pecinta Slow Travel by Yudasmoro Minasiani 8, September, 2026 Cara dunia berlibur sedang berubah. Traveler mulai meninggalkan itinerary padat dan destinasi yang...