California Wine & Cheese Experience: Saat Gastronomi California Menemukan Panggungnya… 1 October 2026 0
Bali kembali menunjukkan bahwa tradisi tidak selalu harus tinggal di masa lalu. Di tengah geliat pariwisata dan industri kreatif yang terus berkembang, warisan budaya justru dapat menemukan bentuk baru untuk hadir di ruang-ruang modern. Semangat tersebut terasa dalam Powerful Indonesia Festival 2026 yang digelar The Apurva Kempinski Bali pada 16–17 Agustus 2026 di Candi Ballroom, Nusa Dua. Bertepatan dengan perayaan 81 tahun Kemerdekaan Indonesia, festival ini menjadi ruang untuk mempertemukan seni, kerajinan, musik, kuliner, hingga berbagai cerita tentang warisan budaya Nusantara. Foto: Supplied by The Apurva Kempinski Bali Namun, di balik perayaan tentang Indonesia yang begitu luas, Bali mendapat ruang tersendiri. Tradisi dan kreativitas masyarakat Bali hadir bukan sekadar sebagai ornamen, melainkan sebagai bagian dari pengalaman budaya yang hidup. Salah satunya terlihat dari kehadiran Pancer Langit, kolektif musik asal Bali yang membuka rangkaian pertunjukan melalui perpaduan alat musik dan tradisi vokal Bali dengan komposisi kontemporer. Pertunjukan ini memperlihatkan bagaimana ekspresi tradisional dapat beradaptasi tanpa kehilangan akar budayanya. Tradisi yang Tidak Berhenti di Masa Lalu Bagi Bali, tradisi bukan hanya soal upacara, busana, atau bentuk kesenian yang diwariskan dari generasi ke generasi. Di dalamnya terdapat pengetahuan, keterampilan, nilai komunitas, dan hubungan yang erat dengan alam. Perspektif tersebut juga terlihat dalam salah satu agenda festival yang mengangkat upaya konservasi laut di Pemuteran, Bali Utara. Melalui kolaborasi dengan Biorock Indonesia, festival menyoroti bagaimana restorasi terumbu karang dapat berjalan berdampingan dengan kehidupan masyarakat pesisir. Program Biorock di Pemuteran disebut telah membantu memulihkan ekosistem laut sekaligus mendukung masyarakat setempat, hingga kawasan tersebut berkembang sebagai contoh pariwisata berkelanjutan dan konservasi berbasis komunitas. Cerita tentang laut ini terasa relevan dengan tema besar Powerful Indonesia: Spice Route Legacy, kampanye tahunan yang mengangkat sejarah maritim Nusantara. Laut dalam kampanye tersebut tidak hanya dipandang sebagai jalur perdagangan rempah, tetapi juga sebagai ruang yang mempertemukan manusia, gagasan, kepercayaan, pengetahuan, keterampilan, dan budaya. Dari Kerajinan hingga Kuliner, Bali dalam Wajah Indonesia Hari Ini Sisi tradisional juga hadir melalui kerajinan. Creative Market dalam festival ini mempertemukan sekitar 20 pengrajin lokal dan brand Indonesia yang bergerak di bidang desain, tekstil, serta kerajinan berkelanjutan. Beberapa di antaranya berasal dari Bali, seperti TSDC Bali, Liyan Indonesia, dan Griya Anyar Dewata. Foto: Supplied by The Apurva Kempinski Bali Kehadiran para pengrajin ini memperlihatkan satu hal penting: tradisi dapat terus bertahan ketika memiliki ruang untuk bertemu dengan ekonomi kreatif. Kerajinan tidak lagi sekadar menjadi benda warisan yang disimpan atau digunakan dalam konteks tertentu. Ia dapat berkembang menjadi produk desain, bagian dari industri kreatif, sekaligus sumber penghidupan bagi komunitas yang mempertahankan keterampilan tersebut. Di Bali, makanan selalu memiliki hubungan yang kuat dengan budaya. Karena itu, menghadirkan kuliner dalam sebuah festival budaya bukan hanya persoalan menikmati rasa, tetapi juga membuka kesempatan untuk mengenali kembali kekayaan tradisi melalui makanan. Merayakan Indonesia, Merawat Akar Budaya Powerful Indonesia Festival 2026 pada akhirnya tidak hanya menjadi agenda perayaan Hari Kemerdekaan. Festival ini mencoba mempertemukan masa lalu dan masa kini dalam satu ruang. Warisan budaya ditampilkan bersama ekspresi kontemporer, sementara kerajinan tradisional bertemu dengan industri kreatif. Musik tradisional beriringan dengan pertunjukan modern, dan cerita tentang laut serta konservasi menjadi bagian dari pengalaman wisata. Bagi Bali, pendekatan seperti ini menjadi penting. Sebab, kekuatan budaya tidak hanya terletak pada kemampuannya untuk dipertahankan, tetapi juga pada kemampuannya untuk terus hidup dan relevan di tengah perubahan zaman. Melalui Powerful Indonesia Festival, The Apurva Kempinski Bali kembali menempatkan budaya sebagai bagian penting dari pengalaman pariwisata, bukan sekadar sesuatu yang dilihat, tetapi sesuatu yang dapat ditemui, dipahami, dan dirasakan. POPULARShelter Sessions Vol. 12 Bawa Gastronomi Berbasis Api ke Pererenan70Ada cara lain untuk membaca sebuah hidangan selain melalui daftar bahan. Di balik sepotong ikan, daun, atau daging, selalu ada…Bukan Sekadar Travel Fair, IKAPTRI Tourism Fair 2027 Satukan Energi Baru Pariwisata Indonesia58Industri pariwisata Indonesia terus bergerak mengikuti perubahan zaman. Cara orang bepergian semakin dinamis, promosi destinasi bergeser ke ranah digital, sementara…Filosofi Baru Ida Bagus Kharisma Wijaya, Sang Penerus Segara Village Hotel57Di tengah arus industri pariwisata Bali yang terus berubah, ada sosok muda yang memilih untuk tidak sekadar menjaga warisan, tapi… TAGS :bali Share This Articles Share this article
Menemukan Sisi Tenang Canggu di Seahaven Villas by Kamuela by Yudasmoro Minasiani 24, September, 2026
Bali yang Tak Ada di Brosur Wisata: Menemukan Pulau Dewata Lewat Orang-Orang yang Menjaganya by Febriyanti Salim 21, September, 2026
Kisah Cinta Rahasia di Balik La Réserve 1785, Hotel Eksklusif di Pererenan Bali by Yudasmoro Minasiani 18, September, 2026
7 Cara Menikmati Wellness Escape di Grand Hyatt Bali, dari Tennis hingga Ritual Melukat by Yudasmoro Minasiani 15, September, 2026
Alunê di W Bali – Seminyak: Ketika Luxury Travel Tak Lagi Soal Kemewahan, tapi Cara Menikmati Waktu by Novani Nugrahani 14, September, 2026
Bukan Sekadar Steakhouse, RISERVA Membawa Ritual Bali ke Meja Fine Dining by Yudasmoro Minasiani 18, August, 2026
Shelter Sessions Vol. 12 Bawa Gastronomi Berbasis Api ke Pererenan by Febriyanti Salim 18, August, 2026
Kuliner Ubud Tengah Berevolusi: Chupacabras Tawarkan Steak Premium dengan Panorama Hutan Bali by Irma Andiani 6, July, 2026
Desain Sustainable Sebagai Masa Depan Pariwisata Global by Yudasmoro Minasiani 5, March, 2022 Dunia pariwisata memasuki babak baru dimana dampak bagi lingkungan kini menjadi pertimbangan dalam...
DoubleTree by Hilton Resmi Hadir di Singapura, Pilih Robertson Quay sebagai Rumah Pertamanya by Yudasmoro Minasiani 2, October, 2026 Singapura kembali memiliki alasan baru untuk menikmati kawasan tepi sungainya. Di Robertson Quay,...
Yasmin Hotel Karawaci Masuki Babak Baru, Kini Bernama Sapphire Sky Hotel Karawaci by Febriyanti Salim 2, October, 2026 Nama Yasmin Hotel Karawaci kini berganti. Mulai 1 Oktober 2026, hotel yang berada...
Bukan Sekadar Travel Fair, IKAPTRI Tourism Fair 2027 Satukan Energi Baru Pariwisata Indonesia by Yudasmoro Minasiani 2, October, 2026 Industri pariwisata Indonesia terus bergerak mengikuti perubahan zaman. Cara orang bepergian semakin dinamis,...