Now Reading:

Industri MICE Indonesia Melaju, Saatnya Menyiapkan Talenta Event Masa Depan


Di tengah geliat industri pariwisata yang semakin dinamis, sektor Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE) menunjukkan peran yang semakin strategis. Bukan hanya menjadi penggerak perjalanan bisnis, industri ini juga menciptakan dampak berantai bagi hotel, destinasi, pelaku UMKM, hingga ekonomi kreatif. Seiring meningkatnya kebutuhan akan penyelenggaraan event yang lebih personal, berbasis pengalaman, dan didukung teknologi digital, tantangan berikutnya bukan lagi sekadar menghadirkan lebih banyak acara, melainkan menyiapkan sumber daya manusia yang mampu mengelolanya secara profesional.

Foto: Sindikasi Media Network

Kesadaran itulah yang melatarbelakangi Swiss German University (SGU) menghadirkan Konsentrasi Event Management. Program yang diperkenalkan dalam sebuah acara di Bidakara Hotel Jakarta ini menjadi langkah untuk mempertemukan dunia akademik dengan kebutuhan industri yang berkembang begitu cepat. Peluncurannya juga menghadirkan perwakilan pemerintah, akademisi, hingga pelaku industri yang sepakat bahwa profesi di bidang event kini menawarkan ruang karier yang semakin luas, sekaligus membutuhkan kompetensi yang jauh lebih kompleks dibanding beberapa tahun lalu.

Dalam diskusi bertajuk Beyond the Stage: Menjelajahi Beragam Peluang Karier di Industri Event, para pembicara menyoroti bagaimana tren global telah mengubah wajah industri. Event masa kini tidak lagi dinilai hanya dari jumlah peserta atau kemegahan penyelenggaraannya, tetapi dari pengalaman yang mampu diciptakan bagi audiens. Konsep green event, pemanfaatan teknologi digital, hingga kemampuan membaca perilaku pasar menjadi bagian dari kompetensi baru yang semakin dibutuhkan.

Pendekatan tersebut juga tercermin dalam kolaborasi SGU dengan Bidakara Hotel Jakarta. Mahasiswa tidak hanya mempelajari teori di ruang kuliah, tetapi juga memperoleh pengalaman langsung melalui berbagai penyelenggaraan konferensi, pameran, acara korporasi, hingga pernikahan yang berlangsung di lingkungan hotel. Model pembelajaran berbasis industri ini diharapkan mampu membekali mahasiswa dengan pengalaman nyata sebelum memasuki dunia profesional, sekaligus mempersempit kesenjangan antara kebutuhan industri dan kompetensi lulusan.

Seiring industri MICE Indonesia terus bertumbuh, kebutuhan akan event manager yang mampu memadukan kreativitas, kemampuan manajerial, wawasan global, dan jiwa kewirausahaan diperkirakan akan semakin meningkat. Kehadiran Konsentrasi Event Management menjadi salah satu upaya untuk menyiapkan generasi profesional yang siap berkontribusi dalam memperkuat daya saing Indonesia sebagai destinasi penyelenggaraan event dan MICE bertaraf internasional.

Share This Articles
Klook.com