Awal musim panas 2026 menandai lahirnya sebuah perjalanan yang tak sekadar bergerak di atas rel. British Pullman, A Belmond Train, England memperkenalkan Celia, sebuah gerbong private dining yang terasa seperti undangan rahasia menuju dunia lain, di mana petualangan, seni, dan kemewahan bertemu dalam satu lintasan. Dibayangkan oleh sineas visioner Baz Luhrmann bersama perancang peraih Oscar Catherine Martin, Celia bukan sekadar ruang, tapi sebuah pengalaman sinematik yang hidup. British Pullman Celia (Foto: Yukiko Noritake) Memasuki gerbong Pullman orisinal tahun 1932 ini, perjalanan terasa berubah ritmenya. Bar koktail, lounge intim, ruang makan, hingga area hiburan menyatu dalam satu panggung bergerak yang hanya menampung 12 tamu. Setiap denting gelas dan alunan tawa mengalir seiring lanskap Inggris yang melintas di balik jendela. Inspirasi Celia berakar pada gemerlap teater West End London era 1930-an, sinema klasik, serta romantika karya William Shakespeare, khususnya A Midsummer Night’s Dream. Sosok Celia (sosok fiktif dari imajinasi Luhrmann) dihadirkan sebagai aktris utama West End yang penuh pesona, kenakalan, dan keberanian. Setiap detail interior merajut kisahnya: dari tirai teater yang berat hingga motif floral yang membingkai ruang, menciptakan atmosfer seperti mimpi yang perlahan bergerak melintasi pedesaan. Di sinilah elegansi bertemu jiwa petualang. Celia berangkat dari Stasiun Victoria London, menawarkan kebebasan untuk merayakan momen dengan cara yang sepenuhnya personal, jamuan privat dengan menu musiman terbaik, pertunjukan kecil yang intim, hingga lantai dansa dadakan saat kereta melaju. Ini adalah perjalanan bagi mereka yang mencari lebih dari sekadar destinasi: sebuah pengalaman yang mengajak melambat, menjelajah dengan rasa ingin tahu, dan menikmati kemewahan sebagai bagian dari petualangan itu sendiri. POPULARMenyusuri Tanah Sumba Bersama Rowby & Ducati DesertX83Ada yang bilang, setiap perjalanan adalah cerita. Dan bagi Rowby, sang petualang muda yang menjadikan roda dua sebagai bahasa hidupnya,…Sebuah Transformasi Magis di The Crown Terrace82Ada momen yang membuat waktu seolah berhenti: cahaya keemasan senja yang perlahan menyapu langit Senayan, berpadu dengan alunan suasana santai,…Ketika Dunia Kehilangan Garis Horizon di Salar de Uyuni80Sebagai hamparan putih yang seolah tak berujung, Salar de Uyuni di Bolivia adalah lanskap yang membuat logika visual runtuh seketika.… Share This Articles Share this article
Bromo Marathon Kembali Digelar: Padukan Alam, Budaya dan Adrenalin by Yudasmoro Minasiani 29, August, 2025
Desain Sustainable Sebagai Masa Depan Pariwisata Global by Yudasmoro Minasiani 5, March, 2022 Dunia pariwisata memasuki babak baru dimana dampak bagi lingkungan kini menjadi pertimbangan dalam...
Si “Raja Api” dari MASONRY Bali Bakal Take Over Salty Fish Jakarta by Febriyanti Salim 22, April, 2026 Ada sesuatu dari Bali yang sulit ditiru: aroma kayu terbakar, ritme dapur yang...
5 Pantai Anti-Mainstream di Australia Barat yang Jarang Masuk Itinerary by Yudasmoro Minasiani 17, April, 2026 Ada sisi lain dari Australia Barat yang jarang muncul di feed Instagram, lebih...
Underrated! Ini 5 Wisata di South West Australia yang Bikin Lupa Bali by Febriyanti Salim 17, April, 2026 Ada satu sisi Australia Barat yang tak sekadar indah, ia terasa hidup. Di...