Fairmont Awali Debutnya di Bangkok, Desainnya Terinspirasi Kekayaan Botani Thailand 8 September 2026 0
Pagi yang dingin di ketinggian Bromo akan segera bergemuruh oleh derap kaki ribuan pelari dari berbagai penjuru dunia. Pada 7 September 2025, Bromo Marathon kembali digelar, menghadirkan atmosfer sport tourism kelas dunia dengan Plataran Bromo Resort & Venue sebagai panggung utama sekaligus garis start dan finish. Lebih dari sekadar perlombaan, inilah perjalanan yang menautkan olahraga, budaya Tengger, dan keindahan alam yang memukau. Konferensi pers Bromo Marathon 2025, Kamis 28/8/2025 (Foto: Dok. Plataran) Rute lari tahun ini bukan sekadar lintasan, melainkan sebuah kisah petualangan. Bayangkan menuruni jalur curam, mendaki hingga 2.491 mdpl, lalu menyusuri desa-desa tradisional seperti Ngadiwono dan Pandansari, melewati kabut tipis lembah pegunungan, hingga menapaki dramatisnya lereng vulkanik Bromo Tengger Semeru National Park; taman nasional yang diakui dunia sebagai salah satu yang tercantik. Setiap langkah terasa seperti kombinasi antara kekuatan fisik, kekayaan budaya, dan keagungan lanskap Indonesia. “Plataran Bromo kembali dipilih karena lokasinya yang ikonik dan fasilitas yang tak tertandingi,” ujar Dedik Kurniawan dari Bromo Marathon. Hal senada ditegaskan Anasthasia S. Handayani, Director Plataran Indonesia, yang menyebut ajang ini sebagai wujud nyata dukungan Plataran terhadap Next Level Tourism di Jawa Timur. Plataran Bromo (Foto: Dok. Plataran) Lebih dari sekadar venue, Plataran Bromo sekali lagi menegaskan posisinya sebagai ikon sport tourism Indonesia. Dengan reputasi internasional, bahkan dinobatkan sebagai salah satu World’s Best Family Hotels 2025; Plataran menghadirkan harmoni antara ekowisata, keramahan kelas dunia, dan sentuhan lokal. Tak heran, kuota 2.167 peserta sudah terpenuhi jauh sebelum waktunya. Bromo Marathon pun bukan sekadar lomba lari, tetapi perayaan semangat, alam, dan identitas Indonesia yang berlari menuju panggung global. POPULARKetika Dunia Kehilangan Garis Horizon di Salar de Uyuni72Sebagai hamparan putih yang seolah tak berujung, Salar de Uyuni di Bolivia adalah lanskap yang membuat logika visual runtuh seketika.…Kereta Legendaris British Pullman Meluncurkan Celia: Gerbong Private Dining Sinematik72Awal musim panas 2026 menandai lahirnya sebuah perjalanan yang tak sekadar bergerak di atas rel. British Pullman, A Belmond Train,…Menyusuri Tanah Sumba Bersama Rowby & Ducati DesertX71Ada yang bilang, setiap perjalanan adalah cerita. Dan bagi Rowby, sang petualang muda yang menjadikan roda dua sebagai bahasa hidupnya,… Share This Articles Share this article
Industri MICE Indonesia Melaju, Saatnya Menyiapkan Talenta Event Masa Depan by Febriyanti Salim 22, July, 2026
Kereta Legendaris British Pullman Meluncurkan Celia: Gerbong Private Dining Sinematik by Yudasmoro Minasiani 18, February, 2026
Desain Sustainable Sebagai Masa Depan Pariwisata Global by Yudasmoro Minasiani 5, March, 2022 Dunia pariwisata memasuki babak baru dimana dampak bagi lingkungan kini menjadi pertimbangan dalam...
Saatnya Menemukan Sisi Unik Negeri Ginseng di Korea Travel Fair 2026 by Yudasmoro Minasiani 11, September, 2026 Korea Selatan telah lama menjadi destinasi yang sulit dilepaskan dari imajinasi wisatawan Indonesia....
HONO Berawa: Social Listening Lounge Baru di Bali untuk Pecinta Vinyl, Cocktail, dan Musik by Novani Nugrahani 10, September, 2026 Ada tempat-tempat di Bali yang tidak perlu berusaha terlalu keras untuk membuat orang...
Fairmont Awali Debutnya di Bangkok, Desainnya Terinspirasi Kekayaan Botani Thailand by Febriyanti Salim 8, September, 2026 Fairmont Bangkok Sukhumvit resmi hadir sebagai hotel Fairmont pertama di Thailand, membawa karakter khas...