Ada masa ketika Sulawesi Utara dalam imajinasi wisatawan berhenti di Bunaken. Laut biru, dinding terumbu karang, penyu, dan dunia bawah air yang menjadi salah satu ikon diving Indonesia. Namun, jika melihat peta pariwisata Sulawesi Utara hari ini, cerita itu terasa semakin tidak lengkap. Di utara Manado, Likupang perlahan menawarkan narasi yang berbeda. Bukan sekadar destinasi pantai, tapi lanskap perjalanan yang mempertemukan laut, budaya Minahasa, kuliner, dan kehidupan lokal dalam satu wilayah. Perubahan itu menjadi semakin menarik ketika hospitality internasional mulai ikut masuk ke dalam ekosistemnya. Foto: Supplied Pada kuartal IV 2026, Manado Marriott Resort & Spa dijadwalkan membuka pintunya di Paputungan, Likupang. Kehadirannya bukan sekadar menambah satu lagi nama hotel di peta Sulawesi Utara. Tapi menandai sebuah fase ketika Likupang mulai diposisikan bukan hanya sebagai tempat yang indah untuk dikunjungi, tapi sebagai destinasi tempat orang bisa tinggal, melambat, dan mengalami kawasan secara lebih mendalam. Laut Menjadi Awal Cerita Berada di kawasan Coral Triangle, Sulawesi Utara memiliki modal alam yang nyaris terlalu besar untuk diabaikan. Bunaken National Marine Park tetap menjadi salah satu daya tarik utamanya, dengan ekosistem laut yang kaya, dinding karang dramatis, serta kehidupan bawah laut yang menjadikannya salah satu tujuan diving paling dikenal di Indonesia. Tetapi bagi wisatawan yang sudah pernah datang ke Sulawesi Utara, pertanyaannya mungkin bukan lagi “seindah apa lautnya?”, tapi “apa lagi yang bisa ditemukan setelah keluar dari laut?” Jawabannya ada di daratan. Likupang menawarkan lanskap yang berbeda dari citra Manado sebagai kota gerbang menuju Bunaken. Pesisir yang relatif tenang, vegetasi tropis, perbukitan, serta desa-desa yang masih mempertahankan karakter lokal menciptakan pengalaman yang lebih lambat. Foto: Supplied Di sini, perjalanan tidak harus selalu berbentuk itinerary padat. Tapi justru mungkin sebaliknya. Bangun pagi, melihat laut, makan sesuatu yang berasal dari tradisi setempat, kemudian berkendara tanpa terlalu banyak tujuan bisa menjadi bagian dari pengalaman itu sendiri. Dunia Mengenal Likupang Manado Marriott Resort & Spa akan membawa 344 kamar, suite, dan vila privat, bersama sejumlah restoran, fasilitas meeting dan event, wellness, serta akses langsung ke pesisir Likupang. Tak sekadar fasilitas, yang menarik adalah konteks di belakangnya. Foto: Supplied Properti ini menjadi resor tepi pantai pertama di Sulawesi Utara yang membawa brand internasional dalam skala tersebut. Lokasinya sekitar satu jam dari Bandara Internasional Sam Ratulangi dan sekitar 50 kilometer dari Kota Manado, membuatnya berpotensi menjadi salah satu pintu masuk baru bagi wisatawan yang ingin menjadikan Likupang sebagai tujuan utama, bukan sekadar persinggahan sebelum menuju tempat lain. Ada ironi kecil dalam perkembangan destinasi wisata: semakin banyak hotel internasional datang, semakin besar pula risiko sebuah tempat kehilangan karakter lokalnya. Karena itu, ukuran keberhasilan Manado Marriott Resort & Spa nantinya tidak semata-mata terletak pada jumlah kamar atau fasilitas yang ditawarkan. Yang lebih menarik adalah apakah resor ini mampu membuat tamunya ingin keluar dari propertinya. Menemui masyarakat lokal. Mencicipi makanan khas. Memahami sejarah Minahasa. Menjelajahi garis pantai yang belum terlalu ramai. Menyelam. Atau sekadar melihat bagaimana kehidupan berjalan di luar pagar sebuah resort. POPULARAlbergo Diffuso: Cara Jepang Beri Pengalaman Menginap yang Next Level91Di tengah tren perjalanan yang semakin mencari makna, Jepang menemukan cara baru untuk menghidupkan kembali desa-desa dan kota-kota kecil yang…Trisara Phuket, Sebuah Pelarian ke Dunia yang Berbeda90Trisara, yang dalam bahasa Sansekerta berarti "Taman di Surga Ketiga," adalah sebuah resor eksklusif dan mewah yang berlokasi di salah…7 Hotel Mewah Baru, Sempurna untuk Jelajahi Saudi89Saudi tengah bertransformasi menjadi salah satu destinasi wisata paling menarik di dunia. Negeri yang dulu identik dengan perjalanan spiritual kini… TAGS :hotel Share This Articles Share this article
Hotel ini Mengusung Slow Travel, Liburan Tak Lagi Tergantung Waktu by Febriyanti Salim 12, August, 2026
Aman Residences Singapore Hadir di Gedung Tertinggi Singapura, Ultra-Luxury dengan Panorama 360 Derajat by Febriyanti Salim 16, July, 2026
Genap Berusia 125 Tahun! Sofitel Legend Metropole Hanoi ini Bukan Hotel Biasa by Yudasmoro Minasiani 9, July, 2026
Dua Kota, Satu Filosofi: Cara The Hari Mengubah Liburan Keluarga Jadi Pengalaman Penuh Cerita by Novani Nugrahani 1, July, 2026
Desain Sustainable Sebagai Masa Depan Pariwisata Global by Yudasmoro Minasiani 5, March, 2022 Dunia pariwisata memasuki babak baru dimana dampak bagi lingkungan kini menjadi pertimbangan dalam...
Hotel ini Mengusung Slow Travel, Liburan Tak Lagi Tergantung Waktu by Febriyanti Salim 12, August, 2026 Di tengah budaya travel planning yang semakin detail, muncul ketertarikan baru terhadap cara...
Buka Rute Jakarta-Bangkok: Transnusa Bangun Lanskap Baru Penerbangan Regional by Yudasmoro Minasiani 12, August, 2026 Ada masa ketika penerbangan Jakarta–Bangkok sekadar berarti berpindah dari satu ibu kota Asia...
Kiprah IAPVC 35 Tahun Merekam Wildlife Lewat Lensa by Yudasmoro Minasiani 10, August, 2026 Ada cara tertentu untuk melihat alam yang tidak selalu membutuhkan perjalanan jauh ke...