Shotgun Social – Ada banyak tempat yang menawarkan berbagai pilihan suasana santap santai di Bali. Tapi ada yang berbeda saat mengunjungi Shotgun Social di Sanur. Restoran besutan Soul Café Group ini mulai beroperasi sejak 31 juli 2020 dan setelah masa pendemi usai, Shotgun Social kembali memantapkan posisinya sebagai salah satu destinasi kuliner yang bisa dinikmati sambil bersantai bersama keluarga dan orang-orang terkasih sembari liburan di Bali. Foto: Dok. Shotgun Social Restoran seluas 1400 meter persegi ini terdiri dari area rumput sintetis yang bersebelahan langsung dengan taman bermain untuk anak-anak, dengan permainan interaktif menyenangkan buat anak-anak untuk ‘berpetualang’; diantaranya perosotan, jungkat-jungkit, tangga tali dan rumah pohon yang ikonik. Shotgun Social dilengkapi 250 kursi meskipun kapasitasnya bisa mencapai 1.000 tamu. Selain itu, tamu yang datang dengan anjing peliharaan akan dimanjakan dengan pilihan menu Doggy Food yang diracik secara khusus. Apa Saja Menunya? Shotgun Social punya menu khas, di antaranya adalah pizza berdiameter 40 sentimeter yang merupakan menu andalan restoran ini. Ada banyak varian pizza ala New York yang otentik yang bisa dipilih untuk dipanggang dengan panggangan kayu, serta hidangan klasik ala pub seperti Lemongrass Tuna atau Charcuterie. Shotgun Social juga punya banyak pilihan minuman, termasuk 16 merk bir internasional dan lokal, daftar wine yang beragam, hingga koktail racikan bartender. Saat ini Shotgun Social juga memperkenalkan pilihan menu Signature Brunch mulai dari jam 09:00 hingga 14:00. Beberapa menu andalannya adalah All The Benedicts yang memadukan roti sourdough panggang dengan dua telur setengah matang dilapisi saus hollandaise; Potato Rosti yang terdiri dari Sunny Side Up dengan saus homemade. Tapi rekomendasi kami adalah Big Breakfast – It Is Big yang berisi sayur Baby Spinach, tumis jamur, alpukat segar, kentang goreng Hash Brown rumahan, baked beans, bacon serta pork sausage dan dua butir telur yang bisa dimasak sesuai keinginan. “Shotgun Social adalah sebuah komunitas. Saya ingin agar semua pelanggan menyadari bahwa mereka adalah pribadi yang istimewa dan unik, meskipun disaat mereka merasa insecure. Saya ingin mereka tahu bahwa kami menginginkan keberadaan mereka dan kami ingin mereka agar dapat menikmati waktu mereka di sini,” terang Joshua Harrison, Presiden Direktur dari Soul Cafes Group. Piknik Unik di Bali, Program Baru dari RAMU Kitchen POPULARMenikmati Senja di Pererenan, dari Sentuhan Eropa Hingga Aroma Timur Tengah91Ada bagian Bali yang tak lagi mengejar sorotan, namun justru menemukan momentumnya sendiri saat malam turun perlahan. Pererenan adalah salah…Menikmati Sebuah Filosofi Hidup di Manaw Bali90Di tengah riuhnya geliat kuliner Petitenget yang tak pernah tidur, muncul sebuah destinasi baru yang tak hanya menyajikan makanan, tapi…Flock Ubud: Menu Nostalgia di Ruang Kreatif87Flock Ubud - Ingat film animasi Ratatouille dimana menu rumahan sederhana bisa menjadi sesuatu yang mengharukan dan istimewa? Inilah yang… TAGS :bali foodie Share This Articles Share this article
Menikmati Senja di Pererenan, dari Sentuhan Eropa Hingga Aroma Timur Tengah by Novani Nugrahani 29, January, 2026
Mixology Collective, Sebuah Simfoni Rasa di Atas Tebing Ungasan by Yudasmoro Minasiani 27, October, 2025
Barefoot Luxury di Uluwatu: Sebuah Pelarian untuk Jiwa yang Lelah by Yudasmoro Minasiani 23, October, 2025
Desain Sustainable Sebagai Masa Depan Pariwisata Global by Yudasmoro Minasiani 5, March, 2022 Dunia pariwisata memasuki babak baru dimana dampak bagi lingkungan kini menjadi pertimbangan dalam...
Shelter Pererenan: Pengalaman Dining Paling Stylish di Canggu yang Wajib Dicoba by Febriyanti Salim 19, May, 2026 Di Pererenan, ada banyak restoran yang mencoba tampil “Bali banget” dengan desain tropis...
50 Hotel Wellness Terbaik Dunia Resmi Dirilis, Bali Masuk Dalam Daftar Bergengsi Ini by Febriyanti Salim 18, May, 2026 Di era ketika dunia terasa semakin bising dan serba cepat, kemewahan kini hadir...
Rahasia Scoot Tetap Ekspansif Saat Banyak Maskapai Mulai Terjebak Krisis by Yudasmoro Minasiani 18, May, 2026 Saat industri penerbangan global berkali-kali diguncang krisis, mulai dari pandemi, lonjakan harga bahan...