Dragonfly Singapura – Dragonfly, sebuah bar berkonsep art-nouveau, baru saja membuka pintunya di Singapura, menawarkan konsep yang memukau secara visual dan Dragonfly mengumumkan kehadirannya dalam jagad koktail yang ramai di negeri Singa. Terletak di dalam Vibe Hotel Singapore Orchard yang trendi di Mount Elizabeth Road, enclave eksklusif ini menjanjikan pengalaman personal bagi para pengunjung yang mencari perayaan hidup setelah jam kerja, petualangan kuliner, dan acara sosial. Menghormati Art Nouveau Memasuki Dragonfly, tamu segera disambut oleh suasana yang membuat terpana. Bar ini merupakan karya pertama Ashley Sutton di Singapura dan berbagi gaya serupa dengan konsep luar biasanya di Hong Kong yang menghormati gerakan art nouveau akhir tahun 1800-an. Bergaya art nouveau (Foto: Dok. Dragonfly Singapura) Di tengah ruangan, dragonfly kaca patri yang ikonik dan memukau menarik perhatian, dikelilingi oleh pola ornamen dan motif alami yang rumit. Ratusan lampu berpola sayap yang ditiup tangan memancarkan cahaya hijau kebiruan yang ethereal, mengingatkan pada karya Louis Comfort Tiffany, mogul di abad ke-19. Setiap sudut Dragonfly memiliki cerita tersendiri. Morgan, yang memulai karier bartending di Amerika, telah mengasah keterampilannya di tempat-tempat terkenal seperti Allegory dan BarMini, bar saudari dari restoran berbintang dua Michelin oleh José Andrés. Di Dragonfly, Morgan membawa serta pengetahuan dan pengalaman luasnya, menciptakan program koktail yang memukau. Inovasi Koktail Menu koktail di Dragonfly, “The Cause and Effect,” menawarkan perpaduan klasik dengan sentuhan modern yang tak terbatas. Seperti namanya, menu ini terinspirasi dari prinsip sebab dan akibat, mengeksplorasi bagaimana satu peristiwa menciptakan gelombang yang memantul dan menghasilkan efek yang luas. Dari koktail klasik yang menjadi pijakan hingga kreasi baru yang inovatif, setiap minuman membawa tamu pada perjalanan rasa yang luar biasa. Kami mulai dengan Every Cloud, sebuah aperitif yang merupakan variasi dari Bamboo klasik. Minuman ini, dengan mustard sherry, bianco vermouth, dan madu, dihiasi dengan daun morning glory, menawarkan aroma minyak lemon dan rasa yang seimbang dengan indah. Setiap tegukan membawa kesegaran yang menyenangkan, jadi merasa siap menjelajahi lebih jauh koleksi koktail yang ada. Beralih ke bagian Vodka, cobalah Bite the Blossom, sebuah highball yang menggunakan vodka infus Hanami dan Oloroso sherry, dikombinasikan dengan grapefruit yang pahit-manis dan sedikit kesegaran nabati dari rhubarb. Rasanya begitu halus namun kompleks, sebuah perpaduan yang sempurna untuk malam yang santai. Untuk penggemar gin, Veil of Fondness adalah pilihan yang menarik. Campuran genever, Cocchi Rosa, tomat, semangka, dan lemon yang dijernihkan memberikan rasa manis yang kompleks dan memikat. Sementara itu, Everything Gets Butter dari halaman Whisk(e)y adalah Old Fashioned yang dekaden, terbuat dari bourbon dicuci mentega coklat, gula demerara, dan campuran coklat dan Angostura bitters. Dragonfly tidak hanya menawarkan koktail yang memukau, tapi juga penampilan musik live yang sesuai dengan suasana tempat yang canggih namun santai. Dari jazz hingga irama soulful blues, setiap nada musik beresonansi dengan interior bar yang menakjubkan, menciptakan pengalaman yang tak terlupakan. “Singapura adalah pusat dinamis yang berada di garis depan lanskap koktail Asia Tenggara. Kami sangat senang membawa visi kami menjadi kenyataan di lingkungan yang inspiratif, membawa tamu dalam perjalanan luar biasa,” kata kata Morgan Raelin Barron. POPULARSiapkan Debut Globalnya, CÉ LA VI Singapore Tampil Baru92Langit Singapura kembali punya cerita baru. Di ketinggian Marina Bay Sands, CÉ LA VI Singapore merayakan 15 tahun perjalanannya dengan…Ambisi Sang Pewaris Kuliner Kanton di Marina Bay Sands91Ada sesuatu yang memikat ketika tradisi berjumpa dengan ketinggian, dan di lantai 55 Tower 1 Marina Bay Sands, pertemuan itu…Tatap Muka Lewat Rasa, Pengalaman Bersantap Akrab di TAMU86Siang itu, Jakarta sedang berada di ritme tergesa: macet, deru kota, dan aroma hujan yang tertahan. Namun, begitu melangkah masuk… TAGS :singapura Share This Articles Share this article
MAHA Beer Garden Canggu, Spot Baru Menikmati Sunset dan Free-Flow Beer di Bali by Febriyanti Salim 22, May, 2026
Shelter Pererenan: Pengalaman Dining Paling Stylish di Canggu yang Wajib Dicoba by Febriyanti Salim 19, May, 2026
Studio Billy Hadir di Senopati, Listening Bar Baru Jakarta dengan Vibes ala Melbourne by Yudasmoro Minasiani 11, May, 2026
Ketika Lobster Premium London Menemukan Ritmenya di Jantung Jakarta by Yudasmoro Minasiani 30, January, 2026
Bersembunyi di Libros, Ruang Intim untuk Menikmati Koktail Tanpa Tergesa by Yudasmoro Minasiani 27, January, 2026
Desain Sustainable Sebagai Masa Depan Pariwisata Global by Yudasmoro Minasiani 5, March, 2022 Dunia pariwisata memasuki babak baru dimana dampak bagi lingkungan kini menjadi pertimbangan dalam...
Ketika Wine-Wine Terbaik Italia Berlabuh di Bali by Febriyanti Salim 8, June, 2026 Pada 18 Mei 2026, suasana tropis di Paradisus by Meliá Bali menjadi latar...
TUI BLUE Berawa Hadir di Canggu, Gabungkan Wellness, Padel, dan Lifestyle dalam Satu Destinasi by Febriyanti Salim 4, June, 2026 Di jantung Canggu, ada sebuah tempat yang menawarkan cara berbeda untuk menikmati Bali....
Lebarannya Anak Outdoor Kembali Tiba, INDOFEST 2026 Tebar Diskon hingga 70 Persen by Yudasmoro Minasiani 4, June, 2026 Bagi para pencinta alam terbuka, awal Juni selalu memiliki daya tarik tersendiri. Tahun...